Kamis, 13 Desember 2012


Abu Said Al-Khudri r.a. berkata : Nabi SAW. Bersabda:
“ Akan masuk ahli surga ke surga, dan ahli neraka ke neraka, kemudian Allah memerintahkan: Keluarkanlah dari neraka orang yang di dalam hatinya ada seberat biji sawi dari iman.  Lalu dikeluarkan mereka dalam keadaan sudah hitam warna mereka, lalu dimasukkan ke dalam sungai kehidupan (nahrul hayat), maka tumbuhlah mereka itu bagai biji yang tumbuh setelah ada air bah, dan tidaklah tumbuhnya berwarna kuning berbelit (berkait)” .  (Bukhari, Muslim).

Abdullah bin Mas’ud r.a. berkata:  Nabi SAW. bersabda:  
“Sungguh aku mengetahui orang-orang yang terakhir keluar dari neraka dan terakhir masuk surga. Ialah seorang yang keluar dari neraka sambil merangkak-rangkak, lalu diperintah oleh Allah:  Masuklah ke surga, maka ia segera pergi ke surga, tetapi terbayang padanya surga telah penuh, maka ia kembali dan berkata:  Ya Tuhan aku dapatkan sudah penuh.  Lalu diperintah lagi: Pergilah masuk surga.  Kemudian ia kembali berkata: Ya Tuhan, aku dapatkan surga sudah penuh, kemudian diperintah: Pergilah masuk surga, maka di sana untukmu seluas dunia sepuluh kali, atau, untukmu seluas dunia dan sepuluh kalinya,  maka ia berkata: Engkau mengejek dan mentertawakan aku sedang Engkau raja yang berkuasa.
Sungguh aku telah melihat Rasulullah saw. tertawa ketika menerangkan hadits ini sehingga terlihat gigi gerahamnya.  Dan itu serendah-rendah tingkat ahli surga.  (Bukhari, Muslim).

Dari Abi Said bahwa Rasulullah SAW bersabda,
 "Bila ahli surga telah masuk surga dan ahli neraka telah masuk neraka, maka Allah SWT akan berkata, "Orang yang di dalam hatinya ada setitik iman, hendaklah dikeluarkan." Maka mereka pun keluar dari neraka." (HR Bukhari 6560 dan Muslim 184)

Dari Anas r.a. bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Dikeluarkan dari neraka orang yang mengucapkan (Laa Ilaaha Illallah) dan di dalam hatinya ada seberat biji dari kebaikan (iman)." (HR Bukhari 44 dan Muslim 193) 

Dari Anas ra bahwa Rasulullah SAW bersabda
 “Allah SWT yang berfirman, "Demi Izzah-Ku, demi Jala-Ku, demi Kesombongan-Ku dan demi Keagungan-Ku, Aku pasti keluarkan (dari neraka) orang yang mengucapkan (Laa ilaaha illallah)." (HR Bukhari)
 
Adanya pernyataan dari kalangan sebagian ulama dan umat islam bahwa nantinya umat islam harus singgah atau mampir dulu di neraka untuk membersihkan dosa – dosanya baru di angkat ke surga. Karena pada dasarnya kita bukan  nabi dan sudah pasti punya dosa yang harus dipertanggungjawabkan yaitu di bakar di neraka.

Saya merasa terganggu dengan penjelasan yang tidak punya dasar seperti itu apa benar Islam seperti yang disebutkan di atas ? setelah diteliti ternyata para ulama dan umat islam mendasari hadist hadist seperti yang saya sebutkan diatas..

Kemudian atas dasar hadist di atas itulah kita mau tidak mau harus terlebih dahulu masuk neraka untuk membakar dosa – dosa dan akhirnya di angkat ke surga karena Islam menjamin kita akan masuk surga.

Tapi Apakah anda mau dan rela masuk surga sementara seringan-ringannya azab dan siksaan di neraka adalah kaki kita akan diletakkan di atas bara api neraka lalu otak kita mendidih…. Apa mau kita merasakannya…. Sesuai dengan bunyi hadist :

Daripada Nu'man Bin Basyir r.a. berkata, aku mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda, Sesungguhnya siksaan penghuni neraka yang paling ringan ialah seorang yang akan diletakkan di bawah telapak kakinya dua bara api neraka yang panasnya akan mendidihkan otak di kepalanya. ( HR Bukhari & Muslim )

Apakah Fungsi Timbangan Hisab pada hari itu, kalau ternyata kita harus masuk neraka dulu …..??? begitu zholimnya dan lalainya kah Allah  sehingga orang yang masuk neraka dan gosong di dalamnya  ternyata ada  yang masih punya keimanan…. Mengapa begitu tidak cermatnya Allah dan teledornya jika memang terjadi seperti itu.

Lalu apakah makna dari firman Allah yang artinya :

Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (QS. AT TAHRIM 66:6)

Allah saja memerintahkan kita agar menjaga dan memelihara diri dan keluarga kita dari api neraka...terus knapa ada orang yang mengatakan koq neraka menjadi tempat singgah kita sebagai umat muslim, bagaimana cara kita memelihara diri kita dan keluarga kita dari api neraka.. ? Kalau kalau pada akhirnya kita harus masuk neraka dulu dengan alasan kita pasti berdosa karena kita bukan seorang Nabi….


 Mengapa mereka berpendapat seperti itu ..... ?

Sebagian ulama dan umat ternyata  mendasari  firman Allah di Surat Maryam 19 : 71  yang saya kira juga salah mentafsirkannya dan sepenggal penggal di dalam membacanya… yaitu
Dan tidak ada seorang pun dari kamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan.” (Q.S. MARYAM [19]: 71)

Inilah sebabnya para umat atau ulama merasa kita mesti masuk neraka dulu……

Padahal jika mereka teliti, ada pengecualian di ayat berikutnya yaitu ayat 72,

Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim didalam neraka dalam keadaan berlutut .” (Q.S.MARYAM [19]:72)

Yang dimaksud “kamu” pada Surat Maryam ayat 71 bukan semua manusia karena ada pengecualian bagi orang-orang yang dibersihkan Allah.

Penjelasan ayat senada tersebut ada di ayat lainnya,

(38) Sesungguhnya kamu pasti akan merasakan azab yang pedih.

(39)Dan kamu tidak diberi pembalasan melainkan terhadap kejahatan yang telah kamu kerjakan (Q.S.ASH - SHAFFAAT [37]: 38-39)

Padahal jika mereka teliti, ada pengecualian di ayat berikutnya yaitu ayat 40 - 43,

(40) Tetapi hamba – hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa).

(41). Mereka itu memperoleh rezki yang tertentu,

(42). Yaitu buah-buahan. Dan mereka adalah orang-orang yang dimuliakan,

(43)Didalam surga-surga yang penuh kenikmatan. (Q.S.ASHSHAFFAAT [37]: 40-43)

Inilah firman yang di jadikan referensi bahwa kelak kita pasti masuk neraka dulu…..  Perlu umat ketahui itu semua terjadi karena salah pentafsiran
jadi, dosa tidak dibersihkan di neraka. Lalu, dengan apa Allah membersihkan kita dari dosa? Allah akan menghapus dosa dengan kebaikan yang pernah kita kerjakan asalkan kebaikan lebih banyak dari keburukan sehingga mencukupi untuk menghapus semua dosa tersebut 

Dan dalilnya adalah Q.S Hud 11 : 114

Dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat Q.S Hud 11 :114

BUKTI SANGGAHAN BAHWA HADIST TERSEBUT DIATAS
BERTENTANGAN DENGAN ALQURAN
 
Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan)-nya, maka dia berada dalam kehidupan yangdiridai.” (Q.S.AL QORIAH: 6-7)

 Di manakah kehidupan yang diridai tersebut? Dalam Alquran diterangkan bahwa kehidupan yang diridai adalah surga.

(21) Maka orang itu berada dalam kehidupan yangdiridai.

(22) Dalam surga yang tinggi.(Q.S.AL-HAQQAH[69]:21-22)
 
Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya,
maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. (AL-QORIAH : 8-9 )

 Kemudian Allah mengulangi kembali pesan atau kabar gembira ini.

Timbangan pada hari itu ialah kebenaran. Makabarang siapa berat timbangan (kebaikan)nya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung. (Q.S.AL-A’RAF [7]: 8)

Dan siapa yang ringan timbangan kebaikannya, maka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, disebabkan mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami. ( AL –ARAF 7 : 9 )


Kemudian Allah mengulangi lagi pesan atau kabar gembira ini.

Dan barangsiapa yang ringan timbangannya, maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, mereka kekal di dalam neraka Jahannam. ( AL-MUKMINUN 23 : 103 )


( AYAT TERSEBUT DITUJUKAN KEPADA KITA. SEHINGGA, YANGDIMAKSUD DENGAN “MEREKA” PADA AYAT DI ATAS ADALAH ORANG YANG BANYAK BERBUAT KEBURUKAN ATAU DIKUASAI OLEH KEJAHATAN. BUKAN  ORANG KAFIR )  MENGAPA …. ?   KARENA :


Allah tidak akan mengadakan penilaian atau penimbangan bagi orang  kafir  

“ Mereka itu orang-orang yang telah kafir terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kafir terhadap) perjumpaan dengan Dia. Maka hapuslah amalan-amalan mereka dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat.” (Q.S.Al-Kahfi [18]: 105)

Orang yang telah dikuasai oleh kejahatan akan kekal di neraka. Artinya, dia akan tinggal selamanya (abadi) dan tidak bisa keluar dari neraka. Seperti yang telah Allah tegaskan dalam Alquran :

(14) Dan sesungguhnya orang-orang yang banyak berbuat jahat (al-fujjar atau durhaka) benar - benar berada dalam neraka.

(15). Mereka masuk ke dalamnya pada hari pembalasan

(16). Dan mereka sekali-kali tidak dapat keluar dari neraka itu  (Q.S.Al Infithaar [82]: 14-16)
 

SYAFAAT

Allah mengetahui segala sesuatu yang dihadapan mereka (malaikat) dan yang di belakang mereka, dan mereka tiada memberi syafaat, melainkan kepada orang yang diridhai Allah, dan mereka itu selalu berhati-hati karena takut kepada-Nya. ( Al-Anbiyaa 21:28 )

Mengapa aku akan menyembah tuhan-tuhan selain Nya jika (Allah) Yang Maha Pemurah menghendaki kemudharatan terhadapku, niscaya syafaat mereka tidak memberi manfaat sedikitpun bagi diriku dan mereka tidak (pula) dapat menyelamatkanku? (Yassiin 36: 23 )

Katakanlah: "Hanya kepunyaan Allah syafaat itu semuanya. Kepunyaan-Nya kerajaan langit dan bumi. Kemudian kepada-Nyalah kamu dikembalikan" (Az-Zumar 39: 44 )

Dan berapa banyaknya malaikat di langit, syafaat mereka sedikitpun tidak berguna, kecuali sesudah Allah mengijinkan bagi orang yang dikehendaki dan diridhai (Nya) (An-Najm 53: 26 )

BUKTI TIDAK AKAN PERNAH ADA YANG BISA KELUAR DARI NERAKA
WALAUPUN DI SEORANG ISLAM

Dan berkatalah orang-orang yang mengikuti: "Seandainya kami dapat kembali (ke dunia), pasti kami akan berlepas diri dari mereka, sebagaimana mereka berlepas diri dari kami." Demikianlah Allah memperlihatkan kepada mereka amal perbuatannya menjadi sesalan bagi mereka; dan sekali-kali mereka tidak akan keluar dari api neraka. Al-Baqarah 2 :167

Mereka ingin keluar dari neraka, padahal mereka sekali-kali tidak dapat keluar daripadanya, dan mereka beroleh azab yang kekal. Al-Maaidah 5 :37

Dan adapun orang-orang yang fasik (kafir) maka tempat mereka adalah jahannam. Setiap kali mereka hendak keluar daripadanya, mereka dikembalikan ke dalamnya dan dikatakan kepada mereka: "Rasakanlah siksa neraka yang dahulu kamu mendustakannya." As-Sajdah 32:20
Mereka menjawab: "Ya Tuhan kami Engkau telah mematikan kami dua kali dan telah menghidupkan kami dua kali (pula), lalu kami mengakui dosa-dosa kami. Maka adakah sesuatu jalan (bagi kami) untuk keluar (dari neraka)?" Al-Mu`min 40 :11

Yang demikian itu, karena sesungguhnya kamu menjadikan ayat-ayat Allah sebagai olok-olokan dan kamu telah ditipu oleh kehidupan dunia, maka pada hari ini mereka tidak dikeluarkan dari neraka dan tidak pula mereka diberi kesempatan untuk bertaubat. Al-Jaatsiyah 45:35

Dan mereka sekali-kali tidak dapat keluar dari neraka itu. Al-Infithaar 82 :16

INILAH FIRMAN ALLAH YANG MENJELASKAN TIDAK SATUPUN DI ANTARA KITA BISA KELUAR DARI NERAKA

AMPUNAN ALLAH ADALAH RIDHO ALLAH
MEMBERSIHKAN DOSA ITU TIDAK DIBAKAR DI API NERAKA

sesungguhnya Aku akan menutupi dosa-dosamu. Dan sesungguhnya kamu akan Kumasukkan ke dalam surga yang mengalir air didalamnya sungai-sungai. Maka barangsiapa yang kafir di antaramu sesudah itu, sesungguhnya ia telah tersesat dari jalan yang lurus. Al-Maaidah 5:12

agar Allah akan menutupi (mengampuni) bagi mereka perbuatan yang paling buruk yang mereka kerjakan dan membalas mereka dengan upah yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. Az-Zumar 39:35

supaya Dia memasukkan orang-orang mu`min laki-laki dan perempuan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya dan supaya Dia menutupi kesalahan-kesalahan mereka. Dan yang demikian itu adalah keberuntungan yang besar di sisi AllahAl-Fath 48:5

(Ingatlah) hari (dimana) Allah mengumpulkan kamu pada hari pengumpulan, itulah hari dinampakkan kesalahan-kesalahan. Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan beramal saleh, niscaya Allah akan menutupi kesalahan-kesalahannya dan memasukkannya ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yang besarAt-Taghaabun 64:9

Kemudian sesudah itu Kami maafkan kesalahanmu, agar kamu bersyukur. Al-Baqarah 2 :52

Jika kamu menampakkan sedekah(mu) maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. Al-Baqarah 2:271

Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman): "Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain. Maka orang-orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan yang dibunuh, pastilah akan Ku-hapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan pastilah Aku masukkan mereka ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, sebagai pahala di sisi Allah. Dan Allah pada sisi-Nya pahala yang baik." Ali-`Imraan 3:195

Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga). An-Nisaa`4 :31

Dan sekiranya Ahli Kitab beriman dan bertakwa, tentulah Kami tutup (hapus) kesalahan-kesalahan mereka dan tentulah Kami masukkan mereka kedalam surga-surga yang penuh kenikmatan. Al-Maaidah 5:65

Dan orang-orang mu`min dan beramal soleh serta beriman kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad dan itulah yang haq dari Tuhan mereka, Allah menghapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan memperbaiki keadaan mereka. Muhammad 47:2

Itulah perintah Allah yang diturunkan-Nya kepada kamu, dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan akan melipat gandakan pahala baginya. Ath-Thalaaq 65:5

Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang mu`min yang bersama dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: "Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu." At-Tahrim 66:8

INILAH FIRMAN ALLAH YANG MENJELASKAN BAHWA BILA KITA BERDOSA BUKAN BERARTI UNTUK MEMBERSIHKANNYA HARUS DIMASUKAN KE DALAM NERAKA TETAPI ALLAH AKAN MENUTUPI KESALAHAN KITA...  DENGAN APA ? YA DENGAN AMAL BAIK KITA

AMAL SEBERAT BIJI SAWI

Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat, maka tiadalah dirugikan seseorang barang sedikitpun. Dan jika (amalan itu) hanya seberat biji sawipun pasti Kami mendatangkan (pahala)nya. Dan cukuplah Kami sebagai pembuat perhitungan. Al-Anbiyaa`21:47

(Luqman berkata): "Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya). Sesungguhnya Allah Maha Halus  lagi Maha Mengetahui. Luqman 31:16

ORANG ORANG MUNAFIK

Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih, An-Nisaa`4 :138

Dan sungguh Allah telah menurunkan kekuatan kepada kamu di dalam Al Qur`an bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir), maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahannam, An-Nisaa 4`:140

Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali  An-Nisaa`4 :142

Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka. An-Nisaa`4:145

Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka, dan Allah mela`nati mereka, dan bagi mereka azab yang kekal. At-Taubah 9:68

Hai Nabi, berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka ialah jahannam. Dan itu adalah tempat kembali yang seburuk-buruknya. At-Taubah 9:73

JADI MARILAH KITA BERLOMBA LOMBA BERBUAT KEBAIKAN KARENA KITA TIDAK TAHU KAPAN KITA MATI DAN KITA TIDAK TAHU APAKAH AMAL KITA LEBIH BANYAK DARI DOSA KITA, BILA DOSA KITA LEBIH BANYAK DARI KEBAIKAN KITA CELAKALAH KITA, KITA ADALAH ORANG2 YANG MERUGI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar